Prosedur Pendaftaran

Partisipan harus menduduki jabatan di perguruan tinggi swasta di Indonesia sebagai rektor universitas atau institut, direktur politeknik, ketua sekolah tinggi, dan dekan fakultas, yang belum pernah ikut dalam program pelatihan DIES. Pelatihan INADC-PHEI dilakukan secara dwi Bahasa menggunakan pengantar Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Peserta wajib mengisi lengkap dan melampirkan dokumen berikut:

  1. Formulir aplikasi (yang berisi CV, lihat di link download dokumen)
  2. Formulir surat motivasi (lihat di link download dokumen)
  3. Bagan organisasi pada institusi PT (termasuk menyertakan dimana posisi peserta dalam bagan organisasi tersebut)
  4. Surat rekomendasi dari pihak tertinggi dari Perguruan Tinggi tersebut (Ketua Yayasan bagi rektor) dengan menuliskan secara jelas bahwa jika kandidat berhasil dalam proses seleksi maka akan diijinkan dan ditugaskan resmi mengikuti keseluruhan kegiatan INADC-PHEI yang terdiri dari Bagian I dan Bagian II
  5. Surat rekomendasi dari alumni DAAD akan sangat dihargai

Kirimkanlah dokumen lengkap pendaftaran tersebut dengan melampirkan surat pengantar melalui e-mail dengan batas waktu pengiriman pada tanggal 31 Desember 2017 kepada PIC INADC-PHEI yaitu Dr. Tatas Brotosudarmo (inadc-phei@machung.ac.id)

Pendaftar yang berhasil akan mendapat informasi hasil seleksi pada tanggal 8 Januari 2018.

Karena ke-2 bagian pelatihan INADC-PHEI saling berhubungan, maka partisipan harus memberikan konfirmasi resmi dengan stempel dan mengetahui pimpinan tertinggi (Ketua Yayasan untuk Rektor) bahwa partisipan diwajibkan mengikuti ke-2 bagian pelatihan INADC-PHEI agar dapat diterima penuh sebagai partisipan dalam pelatihan. Jika dikemudian hari partisipan gagal memenuhi komitmen tersebut maka partisipan harus mengembalikan uang biaya pelatihan INADC-PHEI sebesar 865 Euro per partisipan.

Biaya-biaya pelatihan

Biaya pelatihan terdiri dari beasiswa, akomodasi dan makan selama ke-2 bagian INADC-PHEI akan ditanggung dengan hibah dari German Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ). Partisipan diharapkan menanggung sendiri biaya perjalanan menuju tempat acara.

Keunggulan Pelatihan INADC-PHEI

Program ini menghadirkan pakar kepemimpinan dan penggagas International Deans Course Jerman Prof. Dr. Peter Meyer (Oesnabrueck University, Jerman), tokoh entrepreneurship Dr (H.C.) Ir Ciputra, Koordinator Kopertis Wilayah III, Dr. Illah Sailah, Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti, Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, beberapa rektor terpilih, dan trainer-trainer yang merupakan alumni International Deans Course pada beberapa batch pelatihan yang berbeda yang telah mengimplementasikan pelatihan yang diperolehnya di institusi masing-masing.

Keunggulan dari workshop ini adalah:

  1. Peserta terlibat langsung dalam seluruh kegiatan untuk berefleksi, berinteraksi, belajar dan berbagi ilmu kepemimpinan dari institusi masing-masing maupun dari pengalaman internasional dari para trainer.
  2. Networking yang akan diperkuat melalui akses informasi lanjutan dari DAAD terkait program-program DAAD yang dapat diikuti oleh peserta workshop maupun institusi dari peserta workshop sebagai alumni kegiatan INADC-PHEI ini.
  3. Sumber hibah kelembagaan dan best practice memperoleh hibah kelembagaan internasional.

Mengingat workshop ini hanya akan diikuti oleh 25 PTS dengan sistim kompetisi, besar harapan kami Bapak/Ibu ikut ambil bagian dan terlibat penuh dan segera mendaftar.